Krisna Murti

Krisna Murti (lahir 1957), adalah seorang seniman media baru yang telah menggeluti bidang ini sejak tahun 1990 di Indonesia. Dia menyelesaikan studinya di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1981. Dalam karirnya, dia telah mengadakan lebih dari 30 pameran tunggal baik di Indonesia maupun negara lainnya. Dia telah diundang untuk seniman residensi dan sebagai pembicara di Jepang, Singapura, Kuba, Rusia, Australia, Jerman, dan Belanda. Instalasi videonya di tahun 1999, berjudul “My Ancestors are Sangiran Man” dipamerkan di Fukuoka Asian Art Triennale pertama, dan sekarang bagian dari koleksi Fukuoka Asian Art Museum, Jepang. Beberapa event internasional di mana Krisna telah berpartisipasi termasuk Havana Biennale, Cuba (2000), Gwangju Biennale, Korea (2000), Unfolding Perspective ARS 01, Helsinki, Finland (2001) and the Venice Biennale, Italy (2005). Ia juga ambil bagian dalam festival media baru seperti Impakt, Utrecht, Belanda (2000) dan transmediale, Berlin, Jerman (2005), serta pameran, “Thermocline of Art. New Asian Waves” di ZKM Centre for Art and Media, Karlsruhe, Germany (2007). Video Nya “The Bubbles” merupakan bagian dari proyek “Real World” dari artis Peter Gabriel di Ludwig Forum for International Art, Aachen, Jerman (2008).

Sejak tahun 2003, Krisna Murti telah menjadi dosen tamu dalam studi media baru di Post Graduate School of Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Pada tahun 2009 ia menerbitkan buku, “Essays on Video Art and New Media: Indonesia and Beyond” (IVAA Publisher, Yogyakarta). Sejak tahun 2000 ia telah memfokuskan pengamatannya pada perkembangan seni media baru (budaya) di Indonesia dan di seluruh dunia.

Anton Ismael

Anton Ismael (Jakarta, 17 September 1975). Seorang fotografer dan art director, serta pendiri dan pemilik Third Eye Space dan Kelas Pagi. Ia mendapatkan gelar Bachelor of Art di bidang Fotografi dari Royal Melbourne Institute of Technology. Berkarier sejak tahun 2000, ia mendirikan studio Third Eye Space lima tahun kemudian. Bersama Kelas Pagi, ia telah menyelenggarakan beberapa pameran foto. Kelas Pagi adalah sekolah fotografi gratis berbasis komunitas, yang mulai berkembang sejak tahun 2006. Sekolah ini dinamakan Kelas Pagi karena kelas dimulai pada pukul 06.00 s/d 11.00 pagi. Sejak awal terbentuk hingga saat ini, Kelas Pagi sudah meluluskan 9 angkatan.